Home / Pekanbaru
Pemko Dianggap tak Tegas,
Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
Penulis: rtc | Senin, 21 Agustus 2017 | 12:10 WIB Dibaca: 40 kali

Ratusan supir taksi konvesional kecewa respon Pemko Pekanbaru yang belum bisa memastikan kapan angkutan online ditindak. Mereka tak menjamin bentrok tak terulang.

foto rtc

Berita Terkait
Gubernur Riau Sholat Idul Adha di Masjid Arafah Kecamatan Pinggir
Gubri H Arsyadjuliandi Rachman diarak Petani menggunakan Singa Depok,
TOT Fasilitator Forum Anak Se-Prov. Riau Tahun 2017

PEKANBARU- Keinginan ratusan supir taksi konvesional bertemu Walikota Pekanbaru Firdaus gagal. Mereka hanya ditemui Kadis Perhubungan Arifin Harahap, Senin (21/8/17).

"Kami sangat kecewa, keinginan kami untuk bertemu langsung walikota tidak tercapai," ungkap salah seorang perwakilan dari pengemudi Taksi Konvenaional, Yudison saat Arifin menemui pendemo di pintu gerbang Kantor Walikota Pekanbaru.

Menurut Arifin, Walikota Firdaus tidak bisa menemui pendemo karena sedang tidak berada di Pekanbaru, melainkan sedang dinas ke luar kota.

“Pak Walikota sedang dinas ke luar kota. Saya selaku Kepala Dinas Perhubungan mewakili beliu menemui Bapak-bapak sekalian,” ujarnya Arifin disambut suara menggerutu para pendemo.

Meskipun kecewa, namun para pendemo tetap menyampaikan tuntutan mereka terkait aksi tersebut. Dialog kemudian digelar di aula kantor walikota. Sekitar 20 perwakilan pendemo diajak duduk bersama untuk membicarakan masalah mereka.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan pendemo mendesak Pemko Pekanbaru bertindak tegas terhadap angkutan online yang semakin hari terus bertambah jumlahnya. Sebab, jika terus dibiarkan, para supir taksi konvensional khawatir tidak bisa lagi bekerja karena sepinya penumpang.

"Maka dari itu kami ingin sampaikan ini kepada Walikota Pekanbaru, sehingga ada keputasan Walikota yang tegas melarang angkutan online di Pekanbaru, " tegas Yudison. Terhadap tuntuan perwakilan supir taksi tersbut, Arifin hanya bisa mengatakan akan menyampaikan kepada Walikota Firdaus. Ia juga tidak bisa memastikan berapa lama keputusan resmi terkait angkutan online bisa dikeluarkan.

“Sekarang saya sudah menerima aspirasi Bapak-bapak sekalian, segera saya akan sampaikan kepada Bapak Walikota. Beliau yang akan memutuskan segala sesuatunya,” ucap Arifin.

Ketidak-pastian jawaban Arifin tersebut membuat para supir kecewa. Mereka khawatir kondisi tersebut kembali memicu konflik di lapangan.

“Kami sudah menyampaikan protes kami, kalau Pemko tidak merespon cepat, kami tidak menjamin bentrok di lapangan tidak terulang lagi,” ujar salah seorang perwakilan supir.

Meski kecewa tak bisa bertemu Walikota Firdaus dan kecewa pada hasil pertemuan, namun ratusan supir taksi konvesional tak melanjutkan aksi. Mereka membubarkan diri dengan tertib. Kini lalu-lintas di Jalan Jendral Soedirman depan Kantor Walikota Pekanbaru kembali normal. ***(dan).

[ Kembali ]
Menyambut HUT RI ke-72,Warga Perumahan Panorama
Hendri Anop SE M.Si Layak Jabat Kadisdik Prov
Penambang Emas Diringkus Polisi Inhu
Lintas Timur Sorek Macet
Kasek SD 115 Usulkan Bangunan Gedung 8 Lokal
Bertukar Pengalaman, Tokoh Muda Asal Riau Bincang
Advertorial
Kita Optimis PAD Tembus 100 Milyar Kerena Kepiawaian Kepala
Optimalkan Teknologi Wujudkan Layanan Terbaik BPKAD Menuju
laporan keuangan Pemprov Riau tahun anggaran 2016. Dewan
DPRD Riau Umumkan AKD Berikut Pergantian Pimpinan Lewat
Galeri
Dinilai Berjasa Bagi Daerah, 6 Warga Inhil Dianugerahi Gemilang
Letjen Satyo Buka Pencanangan TNI KB Kes Tingkat Nasional
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat