Home / Pekanbaru
Pemko Dianggap tak Tegas,
Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
Penulis: rtc | Senin, 21 Agustus 2017 | 12:10 WIB Dibaca: 69 kali

Ratusan supir taksi konvesional kecewa respon Pemko Pekanbaru yang belum bisa memastikan kapan angkutan online ditindak. Mereka tak menjamin bentrok tak terulang.

foto rtc

Berita Terkait
Wako Pekanbaru Libatkan Bank Riau Kepri Wujudkan Smart City
Persiapan HUT SuaraAktual.co ke-3 Th Sudah 70% Fix
Gubernur Riau Sholat Idul Adha di Masjid Arafah Kecamatan Pinggir

PEKANBARU- Keinginan ratusan supir taksi konvesional bertemu Walikota Pekanbaru Firdaus gagal. Mereka hanya ditemui Kadis Perhubungan Arifin Harahap, Senin (21/8/17).

"Kami sangat kecewa, keinginan kami untuk bertemu langsung walikota tidak tercapai," ungkap salah seorang perwakilan dari pengemudi Taksi Konvenaional, Yudison saat Arifin menemui pendemo di pintu gerbang Kantor Walikota Pekanbaru.

Menurut Arifin, Walikota Firdaus tidak bisa menemui pendemo karena sedang tidak berada di Pekanbaru, melainkan sedang dinas ke luar kota.

“Pak Walikota sedang dinas ke luar kota. Saya selaku Kepala Dinas Perhubungan mewakili beliu menemui Bapak-bapak sekalian,” ujarnya Arifin disambut suara menggerutu para pendemo.

Meskipun kecewa, namun para pendemo tetap menyampaikan tuntutan mereka terkait aksi tersebut. Dialog kemudian digelar di aula kantor walikota. Sekitar 20 perwakilan pendemo diajak duduk bersama untuk membicarakan masalah mereka.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan pendemo mendesak Pemko Pekanbaru bertindak tegas terhadap angkutan online yang semakin hari terus bertambah jumlahnya. Sebab, jika terus dibiarkan, para supir taksi konvensional khawatir tidak bisa lagi bekerja karena sepinya penumpang.

"Maka dari itu kami ingin sampaikan ini kepada Walikota Pekanbaru, sehingga ada keputasan Walikota yang tegas melarang angkutan online di Pekanbaru, " tegas Yudison. Terhadap tuntuan perwakilan supir taksi tersbut, Arifin hanya bisa mengatakan akan menyampaikan kepada Walikota Firdaus. Ia juga tidak bisa memastikan berapa lama keputusan resmi terkait angkutan online bisa dikeluarkan.

“Sekarang saya sudah menerima aspirasi Bapak-bapak sekalian, segera saya akan sampaikan kepada Bapak Walikota. Beliau yang akan memutuskan segala sesuatunya,” ucap Arifin.

Ketidak-pastian jawaban Arifin tersebut membuat para supir kecewa. Mereka khawatir kondisi tersebut kembali memicu konflik di lapangan.

“Kami sudah menyampaikan protes kami, kalau Pemko tidak merespon cepat, kami tidak menjamin bentrok di lapangan tidak terulang lagi,” ujar salah seorang perwakilan supir.

Meski kecewa tak bisa bertemu Walikota Firdaus dan kecewa pada hasil pertemuan, namun ratusan supir taksi konvesional tak melanjutkan aksi. Mereka membubarkan diri dengan tertib. Kini lalu-lintas di Jalan Jendral Soedirman depan Kantor Walikota Pekanbaru kembali normal. ***(dan).

[ Kembali ]
Gubri H Arsyadjuliandi Rachman diarak Petani
TOT Fasilitator Forum Anak Se-Prov. Riau Tahun
Menyambut HUT RI ke-72,Warga Perumahan Panorama
Hendri Anop SE M.Si Layak Jabat Kadisdik Prov
Penambang Emas Diringkus Polisi Inhu
Lintas Timur Sorek Macet
Advertorial
10 Nopember 2017 Pemerintah Kabupaten
Ayo Kunjungi Objek Wisata Pulau Jemur Kab Rokan Hilir
Disperindag Akan Surati Seluruh Pelaku Usaha Kuliner di
Kita Optimis PAD Tembus 100 Milyar Kerena Kepiawaian
Galeri
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR Kabupaten
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Perdana Lion Air Rute Pekanbaru Madinah Jeddah
IPDN Angkatan XXIV
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat