Home / Kepri
2 KRI DAN 1 HELI TNI AL KERAHKAN UNTUK BANTU SAR LAKA LAUT,
INSIDEN TABRAKAN KAPAL USS JOHN S MCCIN (DDG) 56 DAN MV ALNIC MC
Penulis: marihot siregar | Rabu, 23 Agustus 2017 | 13:19 WIB Dibaca: 685 kali

Berita Terkait
Asuransi Nelayan Masih Terkendala
Reklamasi Pantai di Galang Baru Jembatan 6 Perijinan nya Dipertanyakan.
Satgas TNI Al SBJ ke 66, Bantu Korban Banjir Di Lhoksukon Aceh


Tanjungpinang,AR.Com - Insiden kecelakaan laut tabrakan kapal USS John S Mccain (DDG) 56 dengan MV Alnic MC berbendera Liberia yang terjadi di timur Selat Malaka  (202,5” / 4,57 NM) Tg Pergam Bintan  pada Senin pagi 21/8 2017.

Mendapat informasi tersebut Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno berkoordinasi dengan jajaran Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) Laksma TNI Bambang Irawanto dan jajaran Pos Angkatan Laut Berakit, Posal Lagoi dengan menurunkan unsur KRI Cucut-886 ,KRI Parang-647 serta 1 Helly 409  dan unsur Patkamla Lantamal IV untuk membantu melaksanakan SAR pencarian Korban.

Sampai saat ini diperoleh informasi 10 Crew hilang dan masih dalam pencarian, sementara itu USS John S Mccain (DDG) 56 mengalami kerusakan dibagian buritan lambung kiri bangunan kapal.

Sementara itu dilokasi kejadian SAR yang sedang melaksanakan pencarian MMEA (Malaysian Maritime Enforcement Agency) dan RMN (Royal Malaysian Navy) dengan mengerahkan 1 kapal dan 2 fast boat.

Selain itu juga pihak Negara tetangga Singapura menurunkan PCG (Police Coast Guard dan RSN (Royal Singapore Navy) melibatkan RSS Gallant dan RSS Resilence serta Basking Shark SAR. 1 Heli Sea Hawk dari USS John S Mccain telah diterbangkan melakukan pencarian dilokasi kejadian.

Sampai saat ini upaya yang dilakukan oleh TNI AL dalam hal ini Lantamal IV bergerak cepat berkoordinasi dengan Guskamlabar dan ILO Singapura untuk perkembangan dilapangan. Saat ini KRI Cucut-886 dan KRI Parang-647 BKO Guskamlabar dan 1 Helly 409  melaksanakan bantuan pencarian korban.

Untuk mengantisipasi adanya tumpahan minyak Lantamal IV sudah berkoordinasi dengan instansi lingkungan hidup terkait antisipasi terhadap kemungkinan adanya tumpahan minyak, namun sampai saat ini belum ada tumpampahan minyak yang terlihat dilokasi kejadian.(Dispen Lantamal).


[ Kembali ]
Eksportir Kayu Arang Bakau Tidak Memerlukan ETPIK
DI KABUPATEN SIEMELUE PROVINSI NAD LAYANI 2.730
Tendangan Amid Rizal Sebagai Tanda Dibukanya
DUA HELY ONBOARD DI KRI DR.SOEHARSO-990 JADI
WAKIL BUPATI KABUPATEN SIEMEULUE APRESIASI
SATGAS SBJ KE-66 SAIL SABANG 2017 DISAMBUT HANGAT
Advertorial
Pekanbaru Komitmen Menjadi Kota Bebas Sampah
City Gas sebagai Terobosan Pemko Pekanbaru Menuju Smart
Paripurna DPRD Tentang Penyampaian Laporan Hasil Kerja
Putera Indragiri Yang Sukses Menjadi Birokrat
Galeri
Zaman Now, LUKMAN EDY & HARDIANTO Next
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Perdana Lion Air Rute Pekanbaru Madinah Jeddah
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat