Home / Politik
Imbangi Golkar,
Kader Demokrat Pun Ramai-Ramai Mau Nyalon Jadi Gubernur Riau
Penulis: pahrul/politikriau | Rabu, 13 September 2017 | 21:37 WIB Dibaca: 466 kali

Berita Terkait
Mukerwil PKB Riau, Mantapkan Strategi Pemenangan Pilgub dan Pilpres
Syamsurizal Nekat Lamar Lukman Edy Jadi Wakil Gubernur Riau 2018
Terkait Pilgub 2018, Forum Pemred Angkat Topik Mengurai Konsep dan Strategi Masa Depan Riau

PEKANBARU - Sepertinya tak mau ketinggalan Partai Golkar yang kadernya ramai-ramai mau nyalon jadi Gubernur Riau di Pilkada Serentak 2018 mendatang, para kader Partai Demokrat pun sekarang ikutan unjuk gigi.

 

Tak ada kata terlambat, memang. Soal serius tak serius, yang penting ambil formulir pendaftaran dulu biarpun di partai sendiri. Perkara dijagokan atau tidak nantinya, hal itu tergantung lobi-lobi ke DPP partai. Siapa kuat, dia dapat.

 

Kalau di partai berlambang pohon beringin rindang ada nama Arsyadjuliandi Rachman, Harris, Syamsuar, Yopi Arianto dan Septina Primawati, maka di partai berlambang "Mercy" besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ada pula sederetan nama yang tak kalah "topnya".

 

Seperti Asri Auzar, Achmad dan Firdaus MT. Belakangan, muncul pula nama Eva Yuliana, istri mantan Bupati Kampar dua periode, Jefry Noer. Tak cuma itu, nama Noviwaldy Jusman mulai mencuat ke panggung Suksesi Gubernur Riau.

 

Noviwaldy, kader Partai Demokrat Riau, yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau, Rabu (13/9/2017) sore tadi mendatangi kantor DPD partainya sendiri di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.

 

Dedet, begitu dia disapa, mengambil formulir pada saat detik-detik dilakukan penutupan penjaringan Cagub dan Cawagub Riau periode 2019-2024 oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Riau. Memang, sesuai jadwal, pada tanggal 13 September 2017 pendaftaran ditutup.

 

Dengan mendaftar, Noviwaldy pun mengaku siap meramaikan bursa Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang akan di gelar pada bulan Juni, 2018.

 

"Tadi saya mendaftarkan diri ikut dipenjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang ditaja Partai Demokrat. Saya datang mendaftar bersama rombongan sekitar pukul 15.45, dan diterima Sekretaris Panitia Penjaringan Jony Irwan serta panitia Najib Effendi," terang Noviwaldy, didampingi rekannya Indra Rukmana, Rabu (13/9/2017).

 

Dikatakan, dia mendaftar dipenjaringan ini dengan pilihan untuk menjadi Gubernur Riau periode 2019-2024. Pendaftaran dilakukan, sekaligus menepis keraguan dari masyarakat yang meminta dirinya maju di Pilgubri 2018.

 

"Saya melakukan ini karena kuatnya dukungan masyarakat. Memang, sebelumnya ada saya utarakan akan mendaftar pada hari Senin lalu, tapi baru sekarang ini bisa terwujud. Mudah-mudahan upaya ini diberkati Tuhan dan bisa terpilih menjadi Gubernur Riau sehingga saya dapat melakukan pembenahan Riau ke arah lebih baik," ungkap Noviwaldy. (rul) 

 

[ Kembali ]
Asosiasi Kelompok Usaha Lukman Edy (AKU LE) Turun
Jelang Pilkada Pemko Tanjungpinang Mutasi
Hijrah ke Yogya, Geng Indra Mukhlis Minta Bantu
Ahok Jadi Wakil Jokowi di Pilpres 2019, Ini
Dani Nursalam: Infrastruktur, Kesehatan,
5 Kader Golkar Ini Dituding For Pemanas Sebagai
Advertorial
10 Nopember 2017 Pemerintah Kabupaten
Ayo Kunjungi Objek Wisata Pulau Jemur Kab Rokan Hilir
Disperindag Akan Surati Seluruh Pelaku Usaha Kuliner di
Kita Optimis PAD Tembus 100 Milyar Kerena Kepiawaian
Galeri
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR Kabupaten
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Perdana Lion Air Rute Pekanbaru Madinah Jeddah
IPDN Angkatan XXIV
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat