Home / Politik
Imbangi Golkar,
Kader Demokrat Pun Ramai-Ramai Mau Nyalon Jadi Gubernur Riau
Penulis: pahrul/politikriau | Rabu, 13 September 2017 | 21:37 WIB Dibaca: 520 kali

Berita Terkait
Puluhan Ribu Jamaah Majelis Zikir Al Hidayah Asia Pasifik Siap Menangkan Syamsuar Edy
Syamsuar - Edy Nasution Sulit Dikalahkan
Tokoh Masyarakat Bugis Riau Ini Ajak Keluarga Besar KKSS Coblos Nomor 1, Syamsuar-Edy Nasution

PEKANBARU - Sepertinya tak mau ketinggalan Partai Golkar yang kadernya ramai-ramai mau nyalon jadi Gubernur Riau di Pilkada Serentak 2018 mendatang, para kader Partai Demokrat pun sekarang ikutan unjuk gigi.

 

Tak ada kata terlambat, memang. Soal serius tak serius, yang penting ambil formulir pendaftaran dulu biarpun di partai sendiri. Perkara dijagokan atau tidak nantinya, hal itu tergantung lobi-lobi ke DPP partai. Siapa kuat, dia dapat.

 

Kalau di partai berlambang pohon beringin rindang ada nama Arsyadjuliandi Rachman, Harris, Syamsuar, Yopi Arianto dan Septina Primawati, maka di partai berlambang "Mercy" besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ada pula sederetan nama yang tak kalah "topnya".

 

Seperti Asri Auzar, Achmad dan Firdaus MT. Belakangan, muncul pula nama Eva Yuliana, istri mantan Bupati Kampar dua periode, Jefry Noer. Tak cuma itu, nama Noviwaldy Jusman mulai mencuat ke panggung Suksesi Gubernur Riau.

 

Noviwaldy, kader Partai Demokrat Riau, yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau, Rabu (13/9/2017) sore tadi mendatangi kantor DPD partainya sendiri di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.

 

Dedet, begitu dia disapa, mengambil formulir pada saat detik-detik dilakukan penutupan penjaringan Cagub dan Cawagub Riau periode 2019-2024 oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Riau. Memang, sesuai jadwal, pada tanggal 13 September 2017 pendaftaran ditutup.

 

Dengan mendaftar, Noviwaldy pun mengaku siap meramaikan bursa Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang akan di gelar pada bulan Juni, 2018.

 

"Tadi saya mendaftarkan diri ikut dipenjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang ditaja Partai Demokrat. Saya datang mendaftar bersama rombongan sekitar pukul 15.45, dan diterima Sekretaris Panitia Penjaringan Jony Irwan serta panitia Najib Effendi," terang Noviwaldy, didampingi rekannya Indra Rukmana, Rabu (13/9/2017).

 

Dikatakan, dia mendaftar dipenjaringan ini dengan pilihan untuk menjadi Gubernur Riau periode 2019-2024. Pendaftaran dilakukan, sekaligus menepis keraguan dari masyarakat yang meminta dirinya maju di Pilgubri 2018.

 

"Saya melakukan ini karena kuatnya dukungan masyarakat. Memang, sebelumnya ada saya utarakan akan mendaftar pada hari Senin lalu, tapi baru sekarang ini bisa terwujud. Mudah-mudahan upaya ini diberkati Tuhan dan bisa terpilih menjadi Gubernur Riau sehingga saya dapat melakukan pembenahan Riau ke arah lebih baik," ungkap Noviwaldy. (rul) 

 

[ Kembali ]
Politisi Perempuan Asal Mandau ini Punya Trik
Bacaleg Termuda dari PKB di Pileg 2019
Cagubri Nomor 4 Sudah Bantu Rp179 miliar untuk
Rp1 Miliar Per Desa Ala LE-Hardianto Masuk Akal
Partai Golkar Rohul, Sari Antoni Target Pemilu
Ramah Tawarkan 5 Program Pro Rakyat
Advertorial
Pekanbaru Komitmen Menjadi Kota Bebas Sampah
City Gas sebagai Terobosan Pemko Pekanbaru Menuju Smart
Paripurna DPRD Tentang Penyampaian Laporan Hasil Kerja
Putera Indragiri Yang Sukses Menjadi Birokrat
Galeri
Zaman Now, LUKMAN EDY & HARDIANTO Next
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Perdana Lion Air Rute Pekanbaru Madinah Jeddah
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat