Home / Pekanbaru
Elpiji 3 Kg,
Warga Putri Tujuh Panam Curiga Oknum Pangkalan Bermain
Penulis: hsn | Jumat, 15 Desember 2017 | 11:36 WIB Dibaca: 347 kali

foto Gas Elpiji 3 Kg Langka di Putri Tujuh Jalan Sepakat, Agen Diduga Ada Main

 

Berita Terkait
Ungkap Permainan Pemilik Pangkalan Gas Dengan Pengecer, Begini Modusnya
M.Taufik Siap Maju Dibursa Calon Ketua Ikappamma
Wako Pekanbaru Libatkan Bank Riau Kepri Wujudkan Smart City

PEKANBARU,amanatrakyat.com Beberapa hari belakangan ini warga Kota Pekanbaru mengeluh soal kelangkaan gas elpiji 3 Kg. Bahkan akibat kelangkaan tersebut muncul kecurigaan warga adanya oknum-oknum pangkalan yang bermain dengan pihak pengecer selama ini.

 

Seperti yang disampaikan oleh Ibu-ibuk Emi  Warga Putri Tujuh ini mengaku sangat kesulitan mencari gas elpiji ditingkat agen yang berada di jalan sepakat, sementara hanya ada dijual ditingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih mahal.

 

Biasanya kami beli di agen langsung, tapi belakangan kami heran setiap kali gas masuk ditingkat agen masak langsung habis gitu, kalau masyarakat yang beli tentu kelihatanlah antrinya ini ngak pula, kita curiganya oknum agen menjual ke pihak pengecer dan mereka dapat untung lagi," ungkap ibuk-ibu Emi Putri Tujuh RT 5 /RW 03

 

Pasalnya, menurut pengakuan warga Putri Tujuh panam belum lama ini, untuk satu tabung gas elpiji 3 kg yang biasanya dibeli ditingkat agen hanya Rp.18 ribu, ditingkat pengecer bisa mencapai Rp. 23 ribu per tabung kata supir agen  Gas 3 kg angga.

 

"Ini kita hanya menduga, kenapa gas ini bisa kosong ditingkat agen karena bisa aja oknum agen bermain, biasa kalau jual dengan masyarakat langsung hanya Rp. 18 ribu per tabung, kalau mereka jual dengan pengecer Rp. 23 ribu per tabung saja udah berapa keuntungan mereka, lalu pihak pengecer jual lagi dengan harga yang lebih mahal," ungkapnya. 

 

Bahkan yang herannya lagi, gas elpiji 3 kg yang dijual oleh pengecer seperti kedai dan toko harian Rumah makan cicak Rowo panam, Pengakuan salah satu supir pangkalan gas di Putri tujuh, ketika ditanya amanat rakyat,  "Inikan ada yang aneh," tambah warga Putri Tujuh.

 

Tidak hanya ibu-ibuk Putri Tujuh , Warga Lainnya yakni pak RT 05 juga  juga mengaku kesulitan mencari gas elpiji 3 Kg.

 

"Beberapa bulan  ini susah kali cari gas, keliling di RW 03 udah dicari ngak ada, kemaren kawan beli harganya mahal pulak, kalau gas 12 Kg sama gas yang 5 kg yang warna pink banyak kita jumpa, susahlah kalau gini sudahlah harga sembako cukup mahal mau beli gas di pengecer juga mahal, jadi Pemerintah tolonglah apa solusinyani," pungkasnya. 

 

 

 

[ Kembali ]
Persiapan HUT SuaraAktual.co ke-3 Th Sudah 70%
Gubernur Riau Sholat Idul Adha di Masjid Arafah
Gubri H Arsyadjuliandi Rachman diarak Petani
TOT Fasilitator Forum Anak Se-Prov. Riau Tahun
Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok
Menyambut HUT RI ke-72,Warga Perumahan Panorama
Advertorial
Sekwan DPRD Memiliki Peran Penting dalam Keberhasilan Wakil
10 Nopember 2017 Pemerintah Kabupaten
Ayo Kunjungi Objek Wisata Pulau Jemur Kab Rokan Hilir
Disperindag Akan Surati Seluruh Pelaku Usaha Kuliner di
Galeri
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR Kabupaten
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Perdana Lion Air Rute Pekanbaru Madinah Jeddah
IPDN Angkatan XXIV
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat