Home / Pekanbaru
Elpiji 3 Kg,
Warga Putri Tujuh Panam Curiga Oknum Pangkalan Bermain
Penulis: hsn | Jumat, 15 Desember 2017 | 11:36 WIB Dibaca: 392 kali

foto Gas Elpiji 3 Kg Langka di Putri Tujuh Jalan Sepakat, Agen Diduga Ada Main

 

Berita Terkait
LSM Minta Plt.Walikota Pecat PNS Yang Bermain
Diduga Ada Pungli di Dispora Riau
Ungkap Permainan Pemilik Pangkalan Gas Dengan Pengecer, Begini Modusnya

PEKANBARU,amanatrakyat.com Beberapa hari belakangan ini warga Kota Pekanbaru mengeluh soal kelangkaan gas elpiji 3 Kg. Bahkan akibat kelangkaan tersebut muncul kecurigaan warga adanya oknum-oknum pangkalan yang bermain dengan pihak pengecer selama ini.

 

Seperti yang disampaikan oleh Ibu-ibuk Emi  Warga Putri Tujuh ini mengaku sangat kesulitan mencari gas elpiji ditingkat agen yang berada di jalan sepakat, sementara hanya ada dijual ditingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih mahal.

 

Biasanya kami beli di agen langsung, tapi belakangan kami heran setiap kali gas masuk ditingkat agen masak langsung habis gitu, kalau masyarakat yang beli tentu kelihatanlah antrinya ini ngak pula, kita curiganya oknum agen menjual ke pihak pengecer dan mereka dapat untung lagi," ungkap ibuk-ibu Emi Putri Tujuh RT 5 /RW 03

 

Pasalnya, menurut pengakuan warga Putri Tujuh panam belum lama ini, untuk satu tabung gas elpiji 3 kg yang biasanya dibeli ditingkat agen hanya Rp.18 ribu, ditingkat pengecer bisa mencapai Rp. 23 ribu per tabung kata supir agen  Gas 3 kg angga.

 

"Ini kita hanya menduga, kenapa gas ini bisa kosong ditingkat agen karena bisa aja oknum agen bermain, biasa kalau jual dengan masyarakat langsung hanya Rp. 18 ribu per tabung, kalau mereka jual dengan pengecer Rp. 23 ribu per tabung saja udah berapa keuntungan mereka, lalu pihak pengecer jual lagi dengan harga yang lebih mahal," ungkapnya. 

 

Bahkan yang herannya lagi, gas elpiji 3 kg yang dijual oleh pengecer seperti kedai dan toko harian Rumah makan cicak Rowo panam, Pengakuan salah satu supir pangkalan gas di Putri tujuh, ketika ditanya amanat rakyat,  "Inikan ada yang aneh," tambah warga Putri Tujuh.

 

Tidak hanya ibu-ibuk Putri Tujuh , Warga Lainnya yakni pak RT 05 juga  juga mengaku kesulitan mencari gas elpiji 3 Kg.

 

"Beberapa bulan  ini susah kali cari gas, keliling di RW 03 udah dicari ngak ada, kemaren kawan beli harganya mahal pulak, kalau gas 12 Kg sama gas yang 5 kg yang warna pink banyak kita jumpa, susahlah kalau gini sudahlah harga sembako cukup mahal mau beli gas di pengecer juga mahal, jadi Pemerintah tolonglah apa solusinyani," pungkasnya. 

 

 

 

[ Kembali ]
Walikota Pekanbaru Hadiri Syukuran Pasar Rakyat
Ribuan Warga Tenayan Raya Ikuti Jalan Sehat HUT
Lestarikan Budaya Sebagai Kepribadian Bangsa
24 Walikota Makan Malam Bersama di Situs Sejarah
Muskomwil I Apeksi Resmi Dibuka, Walikota Firdaus
Ungkap Permainan Pemilik Pangkalan Gas Dengan
Advertorial
Pekanbaru Komitmen Menjadi Kota Bebas Sampah
City Gas sebagai Terobosan Pemko Pekanbaru Menuju Smart
Paripurna DPRD Tentang Penyampaian Laporan Hasil Kerja
Putera Indragiri Yang Sukses Menjadi Birokrat
Galeri
Zaman Now, LUKMAN EDY & HARDIANTO Next
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Perdana Lion Air Rute Pekanbaru Madinah Jeddah
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat