Home / Pelalawan
Istana Sayap Disorot Tak Terawat, Ini Kata Kepala Disbudparpora Pelalawan
Penulis: goriau | Kamis, 25 Oktober 2018 | 17:15 WIB Dibaca: 125 kali

Berita Terkait
Berkas Perkara Perambahan Lahan Konservasi PT Musim Mas ke Tahap Satu
Lampirkan SPJ Fiktif Proyek Cetak Sawah, Oknum PNS dan Pensiunan di Pelalawan Riau Ditahan Jaksa
Kajari Pelalawan Buru Big Boss PT MAL

PANGKALAN KERINCI - Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pelalawan mengatakan, biaya perawatan dan pemeliharaan bangunan replika Istana Sayap Pelalawan belum dianggarkan, tahun ini.

"Karena bangunan itu masih baru, memang belum dianggarkan untuk biaya pemeliharaannya," ungkap Kepala Disbudparpora Pelalawan, Andi Yuliandri, Kamis (25/10/2018).

Namun rencananya, lanjut dia, untuk isi dalam bangunan Istana Sayap Pelalawan berupa kelengkapan-kelengkapan lainnya baru akan dianggarkan pada APBD Pelalawan 2019.

"Di dalam istana itu kan harus diisi juga, tentu ada berbagai bentuk dan macam asesoris yang akan dipajang," sebutnya.

Terkait telah adanya kerusakan pada bagian bangunan di Istana Sayap Pelalawan, Andi mengatakan soal tersebut bukan kewenangan dinasnya. Sampai saat ini, bangunan belum disentuh lantaran masih baru.

"Memang secara resmi belum ada SK penyerahan bangunan itu, namun pada dasarnya kita sudah terima," ujarnya, kepada GoRiau.

Diberitakan sebelumnya, replika Istana Sayap Pelalawan merupakan salah satu bangunan kebanggaan masyarakat Kabupaten Pelalawan, Riau. Namun, kondisinya terkesan tidak terawat, bahkan jauh dari kesan sebuah istana.

Bangunan megah berarsitektur melayu yang berlokasi di Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Menurut penuturan warga setempat, jika dilihat dari dekat bisa dipastikan beberapa bagian dari bangunan tersebut mulai rusak bahkan hilang.

"Ibo botul nengok istana kito ni sodao, memang tak ado perhatian nampaknyo do (Miris benar melihat istana kita ni saudara, memang tak ada perhatian tu)," ucapnya, dengan bahasa melayu, Rabu (24/10/2018).

Warga yang tak ingin namanya dipublikasikan ini menuturkan, kondisi pagar pada tangga istana banyak yang copot dan hilang. Disisi lain, plafon teras istana juga mulai lekang, bahkan rumput di halaman istana juga dibiarkan bersemak.

"Lampu istana du siang malam tak idup do (Lampu istana tu siang malam tak hidup)," imbuhnya lagi.

Menurut warga asli Pelalawan ini, kondisi tersebut menggambarkan jika bangunan replika Istana Sayap Pelalawan jelas tidak terawat dengan baik. Tidak ada perhatian serius dari pemerintah daerah.

"Jangankan wisatawan nak berkunjung, awak lokal ajo tak kecinan do (Jangankan wisatawan mau berkunjung, kita masyarakat lokal saja tak suka. Intinya tak diperhatikan Pemkab," ujarnya. ***

[ Kembali ]
Ipemi Pelalawan Gelar Pelatihan Menjahit di Sorek
Sebanyak 2.695 KK Terkena Dampak Banjir Di
Miris, Ibu dan Dua Balitanya di Pelalawan Ini
CSR Sudah Sinkron dengan Program Pemerintah
Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-19, Bupati Sebut
Pererat Silaturahmi dengan Warga, Lakukan Safari
Advertorial
Gubri Harap Polri Tegakkan Hukum di Riau
HUT ke-235 Kota Pekanbaru, Ayat Ajak Bersatu Wujudkan Smart
Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri
Surat Edaran (SE) Telah Dikeluarkan Gubernur Riau Terkait
Galeri
DPRD Kampar Memperingati Hari Jadi Ke - 69 Tahun 2019.
kerajinan tangan
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat