Home / Meranti
Kantor Bea Cukai Musnahkan Ribuan Barang Hasil Penegahan 2017-2018
Penulis: edy | Kamis, 14 Maret 2019 | 14:44 WIB Dibaca: 31 kali

Berita Terkait
Bupati Meranti Resmikan Rumah Singgah dan Silahturahmi Dengan Masyarakat Meranti di Karimun
Peringatan Isra'Mi' Raj Desa Nantiasa
Tegaskan Masyarakat Harus Kenyang, Pintar Otak dan Sehat Badan

Meranti . Kppbc tipe madya pabean c selatpanjang kabupaten meranti yang  bernaung dikppbc kabupaten bengkalis  memusnahkan barang milik negara  hasil tegahan tahun 2017 - 2018 agenda pemusnahan tersebut dipusatkan di halaman kantor kppbc madya pabean c selatpanjang jalan tanjung harapan  rabu 13 maret 2019 

Dalam pemusnahan itu menghadirkan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim, Kepala Kantor KPPBC TMP C Bengkalis, Mochammad Munif,   kepala kantor kppbc tipe madya pabean c selatpanjang H.Dahwir , Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Junaidi, Kantor Wilayah DJBC Riau, Agustinus Catur, Kabag Ops Kepolisian Resor Kepuluan Meranti (Polres) Kompol Joni Wardi, BBPOM Pekanbaru, Afrizal, dan KPKNL Dumai, Indra Sabar maupun sejumlah insan pers 

Tercatat dalam siaran pers tersebut beberapa jenis rokok berbagai merek dengan total  339.320 batang, dengan nilai Rp.137.487.000.  Sehingga merugikan  negara Rp.132.905.712. ,Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) berjumlah 582 liter, dengan total Rp.55.710.000, kerugian negara Rp.22.351.400. Selanjutnya Handphone berjumlah 125 unit, dengan nilai Rp.100.000.000, kerugian negara Rp.25.000.000. Notebook berjumlah 90 unit, dengan nilai Rp.135.000.000, kerugian negara Rp.13500.000. Dan makanan dan minuman berjumlah 3960 package, dengan nilai Rp.456.522.000, kerugian negara Rp.147.849.261.

Diperkirakan total nilai keseluruhan nilai barang mencapai Rp.884.719.000, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp.341.606.373.

Muhammad munid selaku Kepala Kantor KPPBC TMP C Bengkalis menuturkan ,bahwa pemusnahan barang milik negara ini Satker dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana yang telah ditetapkan dan diamanat dalam Undang-undang No. 17 tahun 2006 Tentang Kepabean, dan Undang-undang No. 39 tahun 2007 Tentang Cukai yang terdiri dari Revenue Collector, Community Protector, Trade Facilitator, dan Industrial Assistant.

''Dalam menjalankan tugas sebagai Community Protector, yaitu melindungi masyarakat dari barang-barang Impor illegal yang dianggap mengganggu dan membahayakan masyarakat. KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis akan mengwujudkan tugasnya dalam bentuk pemusnahan barang-barang tersebut," terangnya 

" pemusnahan yang dilakukan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis merupakan barang-barang hasil penindakan yang terungkap karena adanya kerjasama dan sinergi antara Bea Cukai, BPOM, Kepolisian, dan Kejaksaan yang sudah mendapatkan status barang milik Nlnegara yang berasal dari penindakan tahun 2017 - 2018 sebagaimana telah mendapatkan persetujuan pemusnahan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan RI.

''Barang-barang ilegal tersebut berasal dari pihak yang tidak mematuhi peraturan sehingga apabila barang-barang tersebut lolos maka akan menimbulkan kerugian material," jelasnya.

Hal serupa  juga utarakan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim menyampaikan , prinsif kami dari pemda dan  unsur dari pemerintah  kabupaten dalam hal ini kapolres  , kejari dal lain sebagainya  mendukung upaya kegiatan pemusnahan barang barang ilegal  ini yang menjadi barang batang milik negara. namun tidak bisa diedarkan waupun nilai uangnya milyaran  tapi tak kita bisa gunakan  kalau digunakan berbahaya  pertama berbahaya baik  bagi masyarakat ,  peredaran keuangan bahaya stabillitas ekonomi  baik bagi meranti , riau maupun  bagi bangsa negara,  oleh karena itu aturan mengatakan  barang barang ini harus dimusnahkan yang sebentar lagi   kita musnahkan

Oleh sebab itu ,  kata wabup , tentunya  kerjasama yang baik selama ini sudah telah terbina  antara jajaran  bea dan cukai dan komponen lainnya  yang ada di wilayah bengkalis  termasuk wilayah selatpanjang sehingga bisa mengamankan barang barang yang tidak boleh beredar  sehingga bisa kita amankan  " kalau sempat lolos banyak terjadi   yang  tertidak diinginkan  oleh kita  kami dari pemerintah meranti mengucapkan terimakasih kepada jajaran bea cukai bisa mengaman dan menyelamatkan  dengan harapan kedepan  banyak barang  mengamankan  terutama barang seperti narkotika , minuman keras  dan lainnya yang mana ketahui kab.bengkalis dan meranti sangat rawan  karena faktor letak  kita .letak kita dipintu gerbang utama yg antara menghubungkan perairan internasional dengan pulau sumatera yang terdekat adalah meranti  .jarak perairan internasional dengan pulau terluar yakni pulau rangsang  hanya beberapa kilo saja " hari  hari 400 sampai 500 kapal internsional yang lewat depan mata kita  .  itu adalah sah   tidak bisa digangu gugat apa yang terjadi disitu kita tidak tahu kita hanya mengawasi saja  mudah  - mudahan  aparat kita bekerja dengan baik  ."  terang wabup (edi )

 

 

 

 

[ Kembali ]
Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Tingkatkan
Sejumlah Instansi Tandatangi Deklarasi
Pemdes Baran Melintang Salurkan Ribuan Benih
216 CPNS Terima SK Dari Sekda Meranti
ULP Meranti Gelar Bimtek Pengadaan Aplikasi SiRUP
Wabup Meranti Gelar Monev di Kecamatan Tasik
Advertorial
Jadi Aset Wisata Religi, Bupati Rohil Tinjau Lokasi Pembangunan
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Rohil Melalui Peningkatan
Terima Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja
Sukses Gelar HUT Damkar ke 100 yang Dihadiri Mendagri
Galeri
DPRD Kampar Memperingati Hari Jadi Ke - 69 Tahun 2019.
kerajinan tangan
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat