Home / Inhil
Menelisik Kopi Liberika Meranti
Penulis: edi | Selasa, 09 April 2019 | 17:49 WIB Dibaca: 33 kali

Berita Terkait
Jemput Anggaran, Bupati Inhil Audiensi dengan Kemenkes RI
Menjelang Lebaran, Wabup Inhil Minta Pihak Terkait Awasi Speedboat yang Melebihi Kapasitas
Ini Jelas Kurang Semen

Meranti,Kabupaten kepulauan meranti merupakan noktah kecil dari gugusan pulau sumatera yang terletak dijalur pelayaran dan perdagangan internasional selat malaka yang berdekatan dengan negara tetangga malaysia dan singapore 

 

Kabupaten meranti  yang memiliki 4 pulau diantaranya pulau rangsang , tebing - tinggi, pulau merbau maupun pulau padang .  dalam kurun waktu 10 tahun pasca pemekaran  dari kabupaten  induk  bengkalis  secara perlahan kabupaten kepulauan meranti mulai berbenah dari berbagai sektor 

 

secara global  kabupaten kepulauan mempunyai sumber daya alam  ( SDA , red )  antara lain ,  migas ,tambang timah ,pasir yang masih diolah . disektor lain masyarakat meranti juga mengandalkan potensi perkebunan dan pertanian seperti perkebunan sagu , kopi , perkebunan karet juga sektor lain yang masih berkembang .

 

peneliti senior lipi siti zuhro  beberapa tahun lalu menilai kabupaten kepulauan  meranti termasuk 10 kabuputen yang berhasil dimekarkan. meski secara makro otonom daerah indonesia belum berjalan dengan baik malah menguruk dana APBN dalam membiayai pemerintah daerah .namun  keberhasilan kabupeten meranti sebagai otonom baru dalam menjalankan roda pemerintahan tak terlepas dari potensi ekonomi yang dimiliki daerah .ternyata keberhasilan itu hasil kerja keras pemerintah kabupten meranti   dalam mengolah sagu yang dulunya tidak dikenal luas .kini menjadi komoditas yang diperhitungkan yang mendapat apresiasi pemerintah pusat ." Ujarnya  saat wawancara  yang siarkan 

live dimetro tv melalui program economic chalenges

 

Selain sektor perkebunan pohon sagu yang menonjol sektor yang lain  disorot yakni perkebunan kopi leberika atqu lebih dikenal dengan kopi sempian   yang menyebar disejumlah  pulau terluar tebing - tinggi  seperti pulau rangsang   

 

Dinas Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Kepulauan Meranti, tahun ini tercatat 300 bibit  dari 250 hektar yang  menyebarkan 3 Desa  yakni desa sendaur kecamatan rangsang barat , desa kedaburapat  kecamatan rangsang pesisir juga desa topang yang ada dikecamatan rangsang yang ada di Kepulauan Meranti. 

 

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Dinas Perkebunan dan Hortikultura Meranti Tengku Effendi SH melalui Kepala Bidang Perkebunan Syafril, pada Kamis (28/03/2019) sore. 

 

 

 

syafril menjelaskan , diperkirakan bantuan bibit kopi liberikan tersebut akan terealisasi sekitar bulan april 2019. "Saat ini sudah masuk di LPSE, tinggal menunggu pemenang  lelang dalam pengerjaan," terangnya. 

 

"Bantuan itu berdasarkan proposal yang kita terima dari para kelompok tani kopi," tambahnya.

 

Disamping itu, Syafril mengharapkan kedepannya agar budidaya kopi liberika di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat meningkat mutu dan kualitas dan juga produksinya. 

 

"Sampai saat ini, mutu kopi liberika kita sangat diakui. Nyatanya kopi kita kebanyakan dikirim ke Negara Malaysia," ujarnya.

 

 

 hal senada juga diungkap Pengurus Lembaga Masyarakat Peduli Kopi Liberika Rangsang Meranti Al-Hakim menurutnya , kopi leberika ini sudah ada sejak tahun 80 puluhan namun kopi liberika di Meranti sudah memiliki hak paten dan merk dari kemenkumham RI. Tahun 2016 silam  kopi leberika yang kita budidayakan juga memiliki rasa yang spesipik serta mempunyai kafein sangat rendah 

 

Dimana saat ini budidaya kopi lberika meranti   saat itu yang kita budidayakan hanya 1500 hektar .   waktu itu permintaan pasar domestik ( pasar lokal )    200 ton  perbulan .untuk memenuhi hal tersebut . Sejatinya budidaya  kopi liberika itu sendiri yang kita budidayakan  minimal 20 ribu hektar.Dengan begitu  jelas bisa memenuhi kebutuhan pasar 

 

"Di Aceh saja, sudah mencapai 48 ribu hektar untuk budidaya kopi liberika," terangnya.

 

dengan itu dirinya berharap adanya perhatian dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, dalam budidaya kopi liberika di Meranti. Yang mana tanaman kopi liberika yang kita budidayakan butuh infrastuk penunjang seperti jalan yang kurang mendukung  serta ditambah erupsi air laut yang membuat  tanaman kopi menjadi punah 

 

"Hingga kini, kami dari komunitas kopi liberika mengadakan promo dipasar lokal dengan tujuan untuk memperkenalkan kopi liberika khas meranti," jelasnya. 

 

Sementara itu, sistem pemasaran, kopi liberika di Meranti memasarkan produknya hingga ke negara jiran malaysia. Tapi sayangnya, kebutuhan dipasar tidak sebanding dengan hasil  dapatkan 

 

"Untuk nilai jual di negara malaysia bisa mencapai 40 hingga 50 ribu perkilonya," ulasya 

 

bercermin dari hal itu  Dedi putra .Shi selaku anggota komisi 2 DPRD kabupaten kepulauan meranti mengharap  ,  jika   dilirik sektor  perkebunan dimeranti  ada bererapa sektor yang  menonjol seperti  hal perkebunan  pohon sagu juga kopi  liberika  yang merupakan ikon kabupaten meranti .dalam hal  ini diapun berharap hendaknya dinas terkait  lebih fokus  mengakomodir 2 sektor tersebut juga  mengalokasikan angggaran yang maksimal karena  merupakan ikon kabupaten meranti ." Terang politisi partai berlambang ka' bah itu pada selasa 2 april 2019

 

[ Kembali ]
Semenisasi Jalan Kok Memutih
Bupati Hadiri Peringatan Isra' dan Mi'raj Nabi
Banyak Mahasiswa Anak Petani di Inhil Putus
Mengenal Lebih Dekat Ngah Hasan: Anak Petani
Soal Harga Kelapa Murah, Ketua DPRD Riau, Septina
Hermanissitas: Program 100 Hari Kerja ‘WARdanSu’
Advertorial
Gubri Harap Polri Tegakkan Hukum di Riau
HUT ke-235 Kota Pekanbaru, Ayat Ajak Bersatu Wujudkan Smart
Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri
Surat Edaran (SE) Telah Dikeluarkan Gubernur Riau Terkait
Galeri
DPRD Kampar Memperingati Hari Jadi Ke - 69 Tahun 2019.
kerajinan tangan
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
© 2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat