Home / Pelalawan
Kajari Pelalawan Buru Big Boss PT MAL
Penulis: rtc | Kamis, 09 Mei 2019 | 14:58 WIB Dibaca: 22 kali

Kejari Pelalawan memburu big boss PT Mekar Alam Lestari Suheri Terta dan manajer lapangan Fahri Lubis. Keduanya merupakan terdakwa kasus kebakaran hutan yang dihukum penjara selama setahun dan denda Rp100 juta.

Berita Terkait
Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Bupati Harris Harapkan Beberapa Point Penting Dalam Menciptakan Kondusifitas Daerah
Pelalawan dan Siak Serahkan Jalan Lalang Kabung ke Pemprov Riau
Bangunan Terlanjur Dirobohkan, Program Bedah Rumah di Pelalawan Malah Mangkrak

 

PANGKALANKERINCI- Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan memburu big bos alias Direktur PT Mekar Alam Lestari (MAL) Suheri Terta, untuk dilakukan eksekusi. Selain itu pula, turut serta diburu adalah Fahri Lubis tercatat sebagai manajer lapangan perusahaan. 

Dasar kuat Kajari memburu dua petinggi anak perusahaan Duta Palma Group ini, menyusul turunnya putusan Kasasi dari Mahkamah Agung (MA) yang diterima Kajari Pelalawan pada tanggal 4 Maret 2015 silam dengan nomor 1266K/Pid.Sus/2014.

Kedua petinggi PT MAL yang beroperasi di kecamatan Kerumutan kabupaten Pelalawan, dinyatakan pada putusan Kasasi MA, sebagai perkara tindak pidana khusus (Pidsus) Kebakaran Hutan dan Lahan (Kahutla) yang terjadi tahun 2009 silam.

Dalam perkara itu keduanya, diganjar penjara masing-masing selama satu tahun dan denda Rp 100 juta subsider dua bulan tahanan. Kepala Kejari Pelalawan, Nophy South, SH, MH melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Agus Kurniawan, SH, MH kepada wartawan Kamis (9/5/19) membenarkan pihaknya saat ini berupaya memburu kedua petinggi PT MAL tersebut. Namun demikian, Agus Kurniawan bilang bahwa pihaknya, akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mendapatkan kepastian terkait keduanya. Apalagi sambungnya, diperoleh informasi, Suheri Terta disaat bersamaan ditetapkan pula sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap alih fungsi hutan mantan Gubernur Riau, Anas Mamun. "Jadi begini, kita dapat informasi apakah Suheri Terta yang saat ini ditetapkan KPK sebagai tersangka, makannya kita koordinasikan dulu ke Kejati dan Kejagung," tandasnya.***(feb)

 

[ Kembali ]
Berkas Perkara Perambahan Lahan Konservasi PT
Lampirkan SPJ Fiktif Proyek Cetak Sawah, Oknum
Ipemi Pelalawan Gelar Pelatihan Menjahit di Sorek
Sebanyak 2.695 KK Terkena Dampak Banjir Di
Istana Sayap Disorot Tak Terawat, Ini Kata Kepala
Miris, Ibu dan Dua Balitanya di Pelalawan Ini
Advertorial
Dukung Kelurahan Lembah Damai Lomba BBGRM Oleh PLH Sekko
Pelepasan Dua Finalis Bintang Radio 2019 ke Batu Malang
Syamsuar dan Lima Anggota DPR RI Asal Riau Bahas
Diwakili PLH Sekko, Walikota Membuka Seminar Rapimko Kadin
Galeri
DPRD Kampar Memperingati Hari Jadi Ke - 69 Tahun 2019.
kerajinan tangan
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat