Home / Riau Serba Serbi
Anggota DPR RI, (Sayed) Minta Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Asap di Riau
Penulis: cakaplah.com | Sabtu, 21 September 2019 | 12:39 WIB Dibaca: 354 kali

Berita Terkait
Nama-nama Yang Mengincar Empat Jabatan di BRK
Tanggapi laporan Warga Masih Ada ASN yang Suka Nongkrong di Kedai Kopi, Wagubri lansung Menindaklanjuti
Gubri Dampingi Jaksa Agung Resmikan Gedung Kejati Riau

 www.amanatrakyat.comPEKANBARU - Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Riau 1, Sayed Abubakar A Assegaf, mendesak pemerintah segera menetapkan status darurat bencana asap Karhutla di provinsi Riau. Alasannya, asap semakin pekat, titik api kian banyak dan korban akibat bencana asap terus bertambah.

 

"Pemerintah harus segera menetapkan status darurat agar penanganan korban bisa lebih baik dan serius. Kita tidak ingin masyarakat yang menjadi korban bencana asap ini terus bertambah," ujar Sayed Abubakar A Assegaf.

 

Putra Riau asal Siak ini minta pemerintah pusat dan daerah membuang jauh-jauh ego masing-masing dalam menangani bencana alam ini. Dia minta pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi sehingga mengambil tindakan serius.

 

"Hilangkan ego masing-masing sektoral. Mari kita fokus dan serius mengatasi bencana asap Karhutla ini agar masyarakat tidak semakin menderita," ujar Sayed yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat, DPR RI ini.

 

Sayed khawatir jika pemerintah pusat maupun pemerintah daerah lambat mengambil keputusan menetapkan status darurat asap untuk Provinsi Riau, maka dampak yang ditimbulkan semakin buruk. Bukan hanya kerusakan lahan dan hutan yang semakin luas namun asap yang semakin pekat, dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan berbagai penyakit yang akan diderita oleh masyarakat luas.

 

"Sebaiknya jangan memandang bencana asap Karhutla ini sebagai hal rutin yang biasa terjadi setiap tahun. Tidak! Bencana asap kali ini sudah tergolong luar biasa parah. Terlebih lagi musim kemarau diperkirakan masih akan berkepanjangan. Sebab, sesuai prediksi BMKG musim hujan baru terjadi bulan November nanti. Apakah kita membiarkan masyarakat terpapar asap sedemikian lama?" papar Sayed Abubakar A Assegaf.

 

Ia meminta korban terpapar asap bisa segera ditangani secara medis. Selain itu bantuan kebutuhan pokok juga bisa disalurkan dengan baik ke masyarakat yang terdampak bencana.

 

"Dan yang tak kalah pentingnya juga penegakan hukum harus dilakukan secara tegas terhadap siapapun pelaku pembakaran hutan dan lahan, baik individu maupun korporasi. Tidak pandang bulu!" ungkap Sayed.

 

[ Kembali ]
Harapan LAM Riau : UAS Tetap Mengajar Sebagai
Gedung Riau Creative Hub Akan Dibangun Sebagai
Pansel Umumkan Seleksi Empat Jabatan Bank Riau
Kabut Asap Kembali Muncul, PM10 Masih Positif
Bupati Kuansing dan Wakil Bupati Menerima
Anggota DPRD Riau Keluhkan Suara Azan Tak
Advertorial
Dukung Kelurahan Lembah Damai Lomba BBGRM Oleh PLH Sekko
Pelepasan Dua Finalis Bintang Radio 2019 ke Batu Malang
Syamsuar dan Lima Anggota DPR RI Asal Riau Bahas
Diwakili PLH Sekko, Walikota Membuka Seminar Rapimko Kadin
Galeri
DPRD Kampar Memperingati Hari Jadi Ke - 69 Tahun 2019.
kerajinan tangan
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat