Home / Umum
Tanpa Tanda Tangan Presiden UU Baru KPK Berlaku
Penulis: ckplah | Jumat, 18 Oktober 2019 | 10:25 WIB Dibaca: 338 kali

Berita Terkait
Kronologi Penusukan Terhadap Wiranto
UAS Ditolak Kampus Radikal
Pertemuan Sekda Prov Riau dengan Direktur Pendanaan Bappenas RI

AmanatRkyat.com - Undang Undang Nomor 30/2002 tentang KPK sudah resmi berlaku sejak kemarin, Kamis (17/10/2019), meskipun belum ditanda tangani oleh Presiden Joko Widodo. Sebab, sesuai Pasal 73 Ayat 2 UU Nomor 12/2011 disebutkan terhitung 30 hari sejak disahkan sebuah Undang Undang otomatis berlaku.

 

Sikap Jokowi yang acuh terhadap desakan masyarakat yang meminta pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) menunjukkan keberpihakannya bukan kepada rakyat.

 

Demikian diungkapkan Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

 

"Jokowi pro ke partai koalisi yang telah mendukungnya. Pro ke elite. Pro kepada mereka yang selama ini memainkan anggaran negara," tegas Ujang.

Di sisi lain, sikap diam Jokowi ini juga dinilai ingin mendapat legitimasi dari masyarakat bahwa seolah-olah berada di tengah-tengah dengan tidak menyetujui UU dan belum menerbitkan Perppu.

 

"Bisa saja Jokowi ingin main aman. Tidak ingin disalahkan oleh publik. Karena jika tanda tangan, secara politik akan dianggap oleh masyarakat Jokowilah yang memiliki andil menyetujui dan mengesahkan UU KPK. Yang itu dianggap melemahkan dan membunuh KPK," kata Ujang.

 

Kendati demikian, lanjut Ujang, soal disetujui atau tidak, intinya Jokowi tidak mendengarkan desakan dari masyarakat yang meminta presiden membatalkan UU KPK yang bermasalah itu dengan menerbitkan Perppu.

 

"Ditanda tangan atau tidak, UU KPK telah disahkan dan berlaku. Ketika rakyat menolak UU KPK hasil revisi tersebut, harusnya presiden cepat mengeluarkan Perppu KPK," kata Ujang.

 

[ Kembali ]
Ingkar Janji Revisi RKU, RAPP Dinilai Menghindar
Cerita Baru Kasus Dugaan Korupsi e-KTP
Anas sebut Madura butuh aktivis muda kreatif
Dikirim via Ojek Online, Artis FTV Pesan Sabu ke
Polisi Selidiki Ambruknya Girder Flyover Proyek
Penjelasan Anies Baswedan Soal `Pribumi` di
Advertorial
Bupati H Suyatno: Rohil Berusia 20 Tahun, Semakin Banyak
Diikuti 385 Peserta, BupatI H Suyatno Apresiasi Lomba
Gubernur Riau Buka Rakor Program Inovasi Desa Periode II
Gubri Ingin Menjalin Sister City Dengan Malaysia
Galeri
DPRD Kampar Memperingati Hari Jadi Ke - 69 Tahun 2019.
kerajinan tangan
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Pemkab Serahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 ke DPRD Rohul
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat