Home / Meranti
Terobosan Baru Kepala DLH Meranti
Penulis: cakapalah | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:39 WIB Dibaca: 136 kali

Berita Terkait
Syamsidir Pimpin PWI Kepulauan Meranti Periode 2020-2023
Kantor Karantina Musnahkan Ratusan Kilo Buah Buahan Dari Negeri Jiran
PWI Kepulauan Meranti Gelar Pelatihan Jurnalistik Industri Hulu Migas

AmanatRakyat.com, (PEKANBARU) - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti, Irmansyah, mempunyai terobosan baru dalam hal menjaga kebersihan kota. Ia mewacanakan, pegawai bidang kebersihan dan pertamanan DLH bekerja di lapangan.

 

Hal itu disampaikan Irmansyah, ketika berbincang-bincang. Kata Irmansyah, persoalan sampah bukanlah persoalan yang sepele. Ia bertekad, untuk ibukota Kepulauan Meranti, harus selalu terlihat bersih dan jangan sampai ada tumpukan-tumpukan sampah, terutama di jalan-jalan protokol.

 

Untuk menciptakan lingkungan bersih, tambah mantan Sekwan DPRD Kepulauan Meranti ini, kedepan ada wacana untuk merekayasa sistem kerja khusus pegawai di bidang kebersihan dan pertamanan. Dimana, pegawainya tidak lagi menghabiskan waktu di kantor, melainkan di lebih banyak di lapangan.

 

"Ada dispensasi untuk pegawai bidang kebersihan dan pertamanan. Mereka tak perlu mengikuti apel pagi dan jam masuk kantor disesuaikan," ujar Irmansyah.

 

Nantinya, di lapangan akan diatur titik-titik tempat kepala bidang, kasi, dan staf kebersihan dan pertamanan, menjalankan tugas sebagai ASN. Pegawai bersangkutan harus bertanggung jawab terhadap kebersihan di tempat ia ditugaskan (di lapangan, red).

 

"Mudah saja untuk mengukur kinerjanya, kita bagi tugas atau tempat untuk kabid, kasi, dan staf kebersihan dan petamanan itu. Kalau tidak bersih di lokasi mereka bekerja, berarti mereka tak amanah dan akan kita evaluasi," tambah Irmansyah.

 

Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan, sepakat dengan apa yang menjadi wacana Kepala DLH Irmansyah. Ia berharap, dengan terobosan tersebut, persoalan sampah di Selatpanjang Ibukota Kepulauan Meranti, bisa teratasi.

 

"Sampai saat ini masih banyak ditemukan sampah di tengah kota, itu sangat fatal," ujar Fauzi Hasan.

 

Kata Fauzi Hasan, upaya untuk menjaga kebersihan daerah memang harus didukung oleh semua pihak. Jangan sampai wajah kabupaten tercoreng dengan banyaknya tumpukan sampah di tempat-tempat yang sebetulnya bukan merupakan tempat pembuangan sampah. Seperti di Jalan Nelayan, Gelora Selatpanjang.

 

[ Kembali ]
Wabup Said Hasyim kades perhatian Dunia
Sekda Meranti kuti Rakor Karhutla Bersama Kapolri
Akan Ada Peningkatan Fasilitas Pelabuhan Sungai
2 Peserta tak Hadir di Sesi Kedua Pelaksanaan Tes
Begini Upaya Pemerintah Bina Nelayan Tingkatkan
Tas Penjual Jamu Keliling Dirampas, Pelaku
Advertorial
Wagubri Menghadiri Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan
Pemprov Meneydiakan Situs Web Kusus Untuk Masukan RKPD 2021
Pemko Siapkan 20 Komputer Cadangan dan Genset Selama SKD
Gubri : Data Valid Kunci Utama Kesuksesan Pembangunan
Galeri
Penandatanganan Piagam Zona Integritas
DPRD Kampar Memperingati Hari Jadi Ke - 69 Tahun 2019.
kerajinan tangan
Resmi Kukuhkan Pengurus dan 21 Tumenggung DPW RMB-LHMR
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat