Home / Meranti
Terobosan Baru Kepala DLH Meranti
Penulis: cakapalah | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:39 WIB Dibaca: 178 kali

Berita Terkait
Gagak Hitam Sematkan Tanjak Kepada Sekda Kamsol, Janji Siap Menjaga Kehormatan Melayu
Undang Wartawan Namun tak Diizinkan Masuk, KPU Meranti Akui Misskomunikasi
135 Personil Gabungan Amankan Pleno Penetapan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup Meranti 2020

AmanatRakyat.com, (PEKANBARU) - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti, Irmansyah, mempunyai terobosan baru dalam hal menjaga kebersihan kota. Ia mewacanakan, pegawai bidang kebersihan dan pertamanan DLH bekerja di lapangan.

 

Hal itu disampaikan Irmansyah, ketika berbincang-bincang. Kata Irmansyah, persoalan sampah bukanlah persoalan yang sepele. Ia bertekad, untuk ibukota Kepulauan Meranti, harus selalu terlihat bersih dan jangan sampai ada tumpukan-tumpukan sampah, terutama di jalan-jalan protokol.

 

Untuk menciptakan lingkungan bersih, tambah mantan Sekwan DPRD Kepulauan Meranti ini, kedepan ada wacana untuk merekayasa sistem kerja khusus pegawai di bidang kebersihan dan pertamanan. Dimana, pegawainya tidak lagi menghabiskan waktu di kantor, melainkan di lebih banyak di lapangan.

 

"Ada dispensasi untuk pegawai bidang kebersihan dan pertamanan. Mereka tak perlu mengikuti apel pagi dan jam masuk kantor disesuaikan," ujar Irmansyah.

 

Nantinya, di lapangan akan diatur titik-titik tempat kepala bidang, kasi, dan staf kebersihan dan pertamanan, menjalankan tugas sebagai ASN. Pegawai bersangkutan harus bertanggung jawab terhadap kebersihan di tempat ia ditugaskan (di lapangan, red).

 

"Mudah saja untuk mengukur kinerjanya, kita bagi tugas atau tempat untuk kabid, kasi, dan staf kebersihan dan petamanan itu. Kalau tidak bersih di lokasi mereka bekerja, berarti mereka tak amanah dan akan kita evaluasi," tambah Irmansyah.

 

Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan, sepakat dengan apa yang menjadi wacana Kepala DLH Irmansyah. Ia berharap, dengan terobosan tersebut, persoalan sampah di Selatpanjang Ibukota Kepulauan Meranti, bisa teratasi.

 

"Sampai saat ini masih banyak ditemukan sampah di tengah kota, itu sangat fatal," ujar Fauzi Hasan.

 

Kata Fauzi Hasan, upaya untuk menjaga kebersihan daerah memang harus didukung oleh semua pihak. Jangan sampai wajah kabupaten tercoreng dengan banyaknya tumpukan sampah di tempat-tempat yang sebetulnya bukan merupakan tempat pembuangan sampah. Seperti di Jalan Nelayan, Gelora Selatpanjang.

 

[ Kembali ]
66 KK di Desa permai Terima BLT Dana Desa
NPC Provinsi Riau Minta NPC Meranti Cari Atlet
Kembali berulah, IS Dibekuk SatResnakoba Polres
Tangkal virus Corona, Polsek Beserta Upika
Polres Meranti Turun Tangan Bantu Bisnis Petani
PLT kadisdikbud Syamsuddin Kumpulkan Korwil
Advertorial
Bupati Suyatno Resmikan Program Penyediaan Air Minum dan
Bupati Suyatno Meninjau Pembangunan Rumah Nelayan Kampung
Bupati Suyatno Lakukan Tanam Padi Perdana Bersama Kodim
66 KK Di Desa permai terima BLT Dana desa
Galeri
DPRD Kabupaten Rokan Hulu Adakan Rapat Paripurna Pendapat Akhir
Wabup H. Said Hasyim Hadiri Acara Festival Sagu Nusantara
Pimpin Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke- 70
Faisal Dilantikan Jadi Ketua IKKD Kampar
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat